MACAM-MACAM MEDIA DAN PENGERTIAN WEBLOG
A.
Deskripsi
Teori
1.
Media Pembelajaran
a.
Pengertian
Media Pembelajaran
Media (bentuk jamak
dari kata medium), merupakan kata yang berasal dari bahasa latin medius,
yang secara harfiah berarti ‘tengah’, ‘perantara’ atau ‘pengantar’ (Arsyad,
2002; Sadiman, dkk., 1990). Oleh karena itu, media dapat diartikan sebagai perantara
atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Media dapat berupa
sesuatu bahan (software) dan/atau alat (hardware). Sedangkan
menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad, 2002), bahwa media jika dipahami
secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun
kondisi, yang menyebabkan siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan,
atau sikap. Jadi menurut pengertian ini, guru, teman sebaya, buku teks,
lingkungan sekolah dan luar sekolah, bagi seorang siswa merupakan media. Pengertian
ini sejalan dengan batasan yang disampaikan oleh Gagne (dalam Sadiman, 2005)
menyatakan media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang
dapat merangsang untuk belajar. Selanjutnya Brigst (dalam Sadiman, 2005)
berpendapat bahwa media adalah segala fisik yang dapat menyajikan pesan serta
merangsang siswa untuk belajar seperti buku, film, kaset, film bingkai, dan
lain-lain.
Alat bantu atau media
komunikasi dalam dunia pendidikan sering kali digunakan secara bergantian atau
sebagai pengganti istilah media pendidikan (pembelajaran). Seperti yang
dikemukakan oleh Hamalik (1994) bahwa dengan penggunaan alat bantu berupa media
komunikasi, hubungan komunikasi akan dapat berjalan dengan lancar dan dengan
hasil yang maksimal.
|
a)
Segala
jenis sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar
mengajar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan
instruksional. Mencakup media grafis, media yang
menggunakan alat penampil, peta, model, globe dan sebagainya.
b)
Peralatan fisik untuk
menyampaikan isi instruksional, termasuk buku, film, video, tape, sajian slide,
guru dan perilaku non verbal. Dengan kata lain media instruksional edukatif
mencakup perangkat lunak (software)
dan/atau perangkat keras (hardware)
yang berfungsi sebagai alat belajar/alat bantu belajar.
c)
Media yang digunakan
dan diintegrasikan dengan tujuan dan isi instruksional yang biasanya sudah
dituangkan dalam Garis Besar Pedoman Instruksional (GBPP) dan dimaksudkan untuk
mempertinggi mutu kegiatan belajar mengajar.
d)
Sarana pendidikan yang
digunakan sebagai perantara, dengan menggunakan alat penampil dalam proses
belajar mengajar untuk mempertinggi efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan
instruksional, meliputi kaset, audio, slide, film-strip, OHP, film, radio,
televisi dan sebagainya.
Berdasarkan
batasan-batasan mengenai media seperti tersebut di atas, maka dapat disimpulkan
bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang menyangkut software
dan hardware yang dapat digunakan untuk meyampaikan isi materi ajar
dari sumber belajar ke pebelajar (individu atau kelompok), yang dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat pebelajar sedemikian rupa
sehingga proses belajar (di dalam/di luar kelas) menjadi lebih efektif.
Kemp dan Dayton (dalam
Depdiknas, 2003) menyatakan bahwa media mempunyai manfaat, yaitu sebagai
berikut.
1.
Penyampaian
pembelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang melihat atau mendengar
penyajian melalui media, menerima pesan yang sama
2.
Pengajaran bisa lebih
menarik. Media dapat diasosiasikan sebagai penarik perhatian dan membuat siswa
tetap terjaga dan memperhatikaan.
3.
Pembelajaran menjadi
lebih interaktif.
4.
Lama waktu pengajaran
yang diperlukan dapat dipersingkat.
5.
Kualitas hasil belajar
dapat ditingkatkan.
6.
Pengajaran dapat
dilaksanakan kapan dan dimana diinginkan atau diperlukan.
7.
Sikap positif siswa
terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat
ditingkatkan.
8.
Peran guru dapat
berubah kea rah yang lebih positif. Beban guru untuk penjelasan materi
pelajaran yang berulang-ulang dapat dikurangi bahkan dihilangkan.
Dari ulasan
tersebut, media weblog (blog) mempunyai manfaat sebagai media yang dapat
menarik perhatian, memberikan pengalaman kepada siswa untuk berinteraksi
langsung sehingga memberikan kesan positif kepada siswa untuk belajar secara
mandiri dengan guru sebagai fasilitator.
b.
Macam-Macam Media Pembelajaran
Di
dalam media pembelajaran terdapat beberapa macam-macam media pembelajaran dia
antaranya:
1)
Media Audio
Media audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio
dari sumber pesan ke penerima pesan. Media audio berkaitan erat dengan indra
pendengaran.contoh media yang dapat dikelompokkan dalam media audio diantarany
: radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dll.
2) Media Visual
Media visual yaitu media yang mengandalkan indra
penglihat. Media visual dibedakan menjadi dua yaitu
a. Media visual diam
b. Media visual gerak
a) Media visual diam contohnya foto,
ilustrasi, flashcard,gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film
rngkai,OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain- lain.
b) Media visual gerak contohnya
gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya
3) Media audio visual
Media audiovisual merupakan media yang mampu
menampilkan suara dan gambar. Ditinjau dari karakteristiknya media audio visual
dibedakan menjadi 2 yaitu
a. Madia audio visual diam, dan
b. Media audio visual gerak.
a) Media audiovisual diam diantaranya TV
diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara.
b) Media audio visual gerak diantaranya
film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dll.
4) Media Serbaneka
Media serbaneka merupakan suatu media yang disesuaikan
dengan potensi di suatu daerah, di sekitar sekolah atau di lokasi lain atau di
masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengajaran. Contoh media
serbaneka diantaranya : Papan tulis, media tiga dimensi, realita, dan sumber
belajar pada masyarakat.
a) Papan (board) yang termasuk dalam
media ini diantaranya : papan tulis, papan buletin, papan flanel, papan
magnetik, papan listrik, dan papan paku.
b) Media tiga dimensi diantaranya :
model, mock up, dan diorama.
c) Realita adalah benda-benda nyata
seperti apa adanya atau aslinya . contoh pemanfaatan realit misalnya guru
membawa kelinci, burung, ikan atau dengan mengajak siswanya langsung ke kebun
sekolah atau ke peternakan sekolah.
d) Sumber belajar pada masyarakat
diantaranya dengan karya wisata dan berkemah
Latuheru (1988) menyatakan bahwa
1) Media pembelajaran berguna menarik
minat siswa terhadap materi pembelajaran yang disajikan,
2) media pembelajaran berguna dalam hal
meningkatkan pengertian anak didik terhadap materi yang disajikan,
3) Media pembelajaran mampu menyajikan
data yang kuat dan terpercaya .
Heinich, Malenda, Russel (1982) dalam Ilda Prayitno
(1989) mengemukakan keuntungan penggunaan media dalam pembelajaran adalah:
1) Membangkitakan ide-ide atau
gagasan-gagasan yang bersifat konseptual, sehingga mengurang kesalahpahaman
siswa dalam mempelajarinya.
2) Meningkatkan minat siswa untuk materi
pelajaran.
3) Memberikan pengalaman-pengalaman
nyata yang merangsang aktivitas diri sendiri untuk belajar.
4) Dapat mengembangkan jalan pikiran
yang berkelanjutan.
5) Menyediakan pengalaman-pengalaman
yang tidak mudah didapat melalui materi-materi yang lain dan menjadikan proses
belajar mendalam dan beragam.
Sehingga pembuatan media pembelajaran diperlukan untuk
proses pelaksanaan pembelajaran dan proses berpikir siswa.
c. Manfaat Media Pembelajaran
Sudjana dan Rivai (1992;2) mengemukakan manfaat media
pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu:
- Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar;
- Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pembelajaran;
- Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran;
- Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan lain-lain.
2. Weblog
(Blog)
a.
Pengertian Weblog
(Blog)
Blog berasal dari
asal kata web log. Web artinya Internet, dan log artinya
adalah catatan. Secara harfiah, blog bisa didefinisikan sebagai catatan
harian yang ditulis dan dipublikasikan di internet.
Sebenarnya tidak ada satu definisi yang pasti
tentang blog. Terdapat banyak definisi tentang blog yang bertebaran di
Internet. Salah satu di antara definisi paling awal tentang blog adalah
definisi blog oleh Rebecca Blood, dan penulis buku The Weblog Handbook,
blog adalah sebuah halaman web, dengan
tulisan terbaru diletakkan di bagian isi paling atas, isinya sering diperbarui
kadang-kadang beberapa kali dalam sehari. Seringkali di sisi dari halaman web
tersebut ada sebuah daftar link (tautan) yang merujuk ke halaman sejenis.
Definisi
blog menurut Ahmad
Isnaini (2003), pemilik blog www.isnaini.com
Blog
atau weblog adalah catatan pribadi seseorang di internet. Berisi
informasi yang sering di update
dan kronologis. Blog lebih identik dengan sebuah diary. Perbedaan mendasar adalah bahwa blog bisa dibaca siapa
saja. banyak blog yang fokus terhadap
satu objek informasi, misalnya politik, web design, olah raga dan lain-lain, tetapi kebanyakan
blog itu lebih seperti jurnal pribadi
yang berisi informasi perjalanan dan kehidupan sehari-hari seseorang blogger.
Sedangkan definisi blog menurut Priyadi Iman
Nurcahyo (2005), pemilik blog www.priyadi.net
adalah:
1.
Berisi tulisan yang disusun secara kronologis
2.
Mengandalkan perangkat lunak CMS
3.
Memiliki fasilitas komentar
4.
Memiliki format sindikasi, misalnya RSS atau Atom
5.
Tulisannya dibuat dari sudut pandang pribadi penulisnya
Menurut penulis, dari tiga definisi tersebut
di atas, terdapat benang merah yang dapat diambil tentang definisi blog yakni:
1. Blog adalah sebuah halaman website.
2. Blog ditulis oleh
perseorangan maupun kelompok dengan bahasa percakapan dan tidak formal.
3. Blog memiliki fasilitas yang
memungkinkan pengunjung sebuah blog meninggalkan
komentar.
4.
Tulisan yang ada di
dalam sebuah blog selalu
diperbarui dalam jangka waktu tertentu.
5.
Isi dari sebuah blog diurutkan menurut kronologis
waktu, tulisan terbaru terletak di bagian paling atas.
Menurut Rouf dan Sopyan (dalam Hary
Santosa, 2007), blog adalah suatu halaman (situs) online yang berfungsi sebagai
media jurnal/diari bagi seseorang. Jovan (dalam Hary Santosa, 2007) menambahkan
bahwa blog adalah “a personal diary, a
daily pulpit, a collaborative space, a political soapbox, a breaking-news
outlet, a collection of links, one’s own private thoughts, and memos to the world.”
Graham (dalam Hary Santosa, 2007) menyatakan bahwa membuat blog tidaklah sulit
karena hanya memerlukan pemahaman sederhana mengakses internet, sama mudahnya
untuk membuat dan mengirim e-mail. Membuat blog tidaklah memerlukan pemahaman
akan bahasa pemrograman atau sintaks-sintaks pemerograman yang rumit karena
semua sudah dikerjakan oleh sistem. Yang harus dilakukan hanya menulis dan
mempublikasikannya langsung.
Rouf
dan Sopyan (dalam Hary Santosa, 2007) menyatakan bahwa terdapat tiga jenis
blog, yaitu:
a.
Blog Tutor
Blog ini dijalankan oleh dosen/guru di
kelas. Isi dari blog ini biasanya terbatas pada silabus, informasi mata
kuliah/pelajaran, pekerjaan rumah, dan lainnya. Atau, dosen/guru bisa menulis
mengenai ide, perasaan, dan pengalaman dirinya untuk kemudian bisa dibagi
dilihat dari berbagai perspektif, seperti budaya, pemberian informasi, dan hal
lainnya. Tipe blog ini membatasi ruang gerak mahasiswa untuk lebih berkreasi.
b.
Blog Kelas
Blog ini memiliki karakteristik ‘agihan’
(share) dimana dosen dan mahasiswa
bisa menyumbangkan ide dan pengalamannya. Blog jenis ini sangat baik digunakan
sebagai ruang diskusi kolaboratif bagi dosen dan mahasiswa. Mahasiswa diberikan
kebebasan yang lebih untuk menulis dan berinteraksi dalam blog jenis ini.
c.
Blog Mahasiswa/Siswa
Blog jenis ini sebenarnya memerlukan
lebih banyak waktu dan usaha dari dosen/guru untuk mengatur dan menyusun segala
hal yang diperlukan, namun mungkin merupakan yang paling baik bagi
mahasiswa/siswa dilihat dari kesempatan yang diberikan untuk menulis,
mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman mereka.
Menurut
penulis ketiga jenis blog di atas harus dipadukan agar menjadi sebuah
blog yang utuh dan bukan berdiri sendiri sesuai jenisnya, namun sebuah blog
harus berisi tutorial materi yang ditulis oleh guru atau pemilik blog,
memberikan ruang bagi siswa atau pengguna blog untuk berdiskusi, serta siswa
diberikan banyak kesempatan untuk menuangkan ide mereka dalam sebuah tulisan.
- Macam-macam weblog
Sebelum memulai membuat blog untuk usaha melalui
internet, ada baik jika mengenal macam-macam blog yang dapat anda buat
nantinya. Adapun macam-macam blog ini dibedakan menurut jenisnya masing-masing,
yaitu:
1. Blog
pribadi
Berisi segala sesuatu yang bersifat
individual dari sang pemilik blog, blog pribadi serupa dengan diary, jika
biasanya diary berupa sebuah buku dengan goresan tinta namun dijaman digital
seperti saat ini blog bisa dikatakan sebagai diary yang berupa data online. Dan
meski berupa cerita pribadi sang pemilik blog bisa membaginya kepada siapa saja
atau dengan kata lain bisa dinikmati oleh siapapun
2. Blog
Tutorial
Berisi tutorial tentang pembuatan
atau pengoperasian sesuatu, misal tutorial blog, tutorial facebook, tutorial
email, tutorial photoshop, tutorial MsOffice, Tutorial Bisnis online dan
lain sebagainya.
3. Blog
Bisnis
Blog
yang dibuat untuk keperluan berbisnis, misal jual beli online atau hanya untuk
sekedar sarana promosi.
4. Blog
politik
Blog yang membuat tema tentang
berita politik, aktivis politik atau politikus, dan semua persoalan politik
yang ditujukan untuk umum.
5. Blog
kesehatan
Blog yang membahas seputar
kesehatan. Isinya lebih spesifik dibidang kesehatan, misalnya tentang keluhan
pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan,
mengenai penyakit baru, penemuan obat terbaru, cara mengatasi suatu penyakit,
cara hidup sehat dan masalah lainya yang berkaitan dengan kesehatan.
6.
Blog sastra/litblog
(Literary blog)
Blog yang membahas seputar dunia
sastra, misalnya berisi tentang prosa, puisi, sajak dan lainnya.
7.
Blog perjalanan
Berisi
tentang kisah petualangan atau traveling. Mungkin bisa berupa cerita tentang
perjalanan/traveling dari satu tempat ketempat yang lainya.
8.
Blog riset
Blog
yang memuat persoalan akademis seperti berita riset terbaru, kabar penelitian
masalah yang sedang buming/tenar misalnya kasus bakteri pada susu formula yang
menghebohkan Indonesia.
9.
Blog hukum/blawgs (Blog
Laws)
Blog
yang membahas mengenai persoalan tentang hukum atau urusan hukum.
10.
Blog media
Blog
yang berfokus pada pemberitaan semacam media massa seperti Koran atau telesi.
Karena berisifat online biasa disebut cybernews.
11.
Blog agama
Blog
yang membahas mengenai suatu agama, mungkin membahas soal agama Islam, bisa
juga agama Kristen, Katolik, Hindu atau mungkin Budha. Hal-hal yang dimuat
bermaksud untuk mempermudah bagi para pemeluk agama tersebut untuk memperdalam
masalah ilmu agama.
12.
Blog pendidikan
Blog
yang membahas seputar dunia pendidikan, biasanya ditulis oleh pelajar atau guru
yang biasanya berisi tentang mata pelajaran tertentu, berisi tentang soal dan
pemecahanya.
13.
Blog kebersamaan
Blog
yang ditulis oleh kelompok tertentu untuk kepentingan kelompok tersebut.
14.
Blog petunjuk
(directory)
Blog
yang berisi ratusan link halaman website. Blog ini bisa membantu orang-orang
yang mencari informasi diinternet dengan kata kunci yang merajuk ke blog
petunjuk dan kemudian baru menuju ke blog yang membahas tema yang dicari.
15.
Blog pengganggu (spam)
Blog
yang digunakan untuk promosi bisnis affiliate, juga dikenal sebagai splogs
(Spam Blog), kenapa di sebut pengganggu karena keberadaan mereka bisa saja
sebagai penipu.
c.
Karakteristik dari
sebuah Blog
Rebecca Blood dalam bukunya The
Weblog Handbook menjelaskan beberapa karakteristik dari blog adalah:
a)
Blog adalah penduduk asli Internet
Bentuk blog tidak memiliki perbedaan dengan halaman web lainnya yang sudah ada terlebih
dulu. Perbedaan blog dengan
halaman web lainnya adalah blog dirancang untuk terus dikunjungi
lagi-lagi, karena keharusan sebuah blog
untuk diperbaharui isinya sesuai waktu. Blog juga sangat mudah untuk digunakan, karena sudah ada sistem
yang siap pakai. Pengguna hanya tinggal menuliskan isi blog-nya, tanpa perlu memikirkan bagaimana disain tampilan dan
cara pembuatan halaman web-nya
seperti masa saat sebelum media blog ini
populer. Blog juga merupakan
sebuah media yang sangat demokratis, karena ditulis tanpa saringan editor. Hal ini menyebabkan setiap
orang yang telah terhubung dengan internet di dunia ini dapat menuliskan topik
apa saja yang mereka sukai.
b)
Blog menyaring informasi
Terdapat berjuta-juta halaman web di internet yang telah dibuat
oleh jutaan pengguna internet di seluruh dunia. Ada halaman web yang berisi informasi film,
tulisan tentang hobi, berita terbaru dari ekonomi dan politik, dan sebagainya.
Jika mau dihitung, masih sangat banyak lagi jenis informasi yang ada di jutaan
halaman web tersebut.
Sangat sulit bagi seseorang untuk
mengetahui segalanya tentang suatu topik dalam dunia yang seperti itu, karena sumber informasi berupa halaman web yang harus diakses untuk memahami
suatu topik itu bisa jadi sangat banyak jumlahnya.
Blog berperan
penting. Blogger yang menulis post tentang suatu topik khusus,
biasanya sudah membaca banyak halaman web
tentang topik tersebut, lalu menyaring dan meringkasnya dalam satu post di halaman blog-nya. Pengguna Internet yang
memerlukan informasi tidak perlu membaca seluruh halaman web tentang topik itu, cukup dengan
membaca halaman blognya saja.
c)
Blog menyediakan konteks
Kontekstualisasi
informasi dengan cara menambahkan pendapat pribadi dari blogger dan menyediakan link
menuju informasi atau dokumen lainnya yang relevan. Berbagai informasi
yang ada di Internet diletakkan sesuai konteksnya dalam setiap tulisan di blog.
d)
Blog membuat melek media
Pada saat seorang blogger memiliki fokus untuk menulis
tentang suatu topik atau kejadian tertentu, blogger akan mencari berbagai informasi tentang topik atau
kejadian itu dari berbagai sumber atau media yang ada.
e)
Blog menyediakan alternatif sudut pandang
Setiap blog yang ada di dunia dibuat oleh setiap jenis manusia yang
berbeda, dengan topik yang berbeda pula. Artinya, berbeda blog, berbeda pula sudut pandangnya
dalam membahas sebuah topik. Dalam setiap blog, blogger bisa
memberikan link ke halaman blog lainnya yang bisa jadi memiliki
sudut pandang yang berbeda pula. Pembaca blog
pun bisa membandingkan setiap sudut pandang tersebut. Dengan adanya
fasilitas komentar juga, pengunjung sebuah blog bisa menyampaikan perbedaan sudut pandangnya dengan penulis
blog tersebut.
f)
Blog mengundang partisipasi
Blog secara
aktif telah menjaring informasi dan opini dari para pembacanya melalui adanya
fasilitas komentar. Melalui fasilitas komentar, para pembaca bisa memberikan
alternatif link halaman tentang
topik terkait, menambahkan informasi yang ada, atau pandangan dan opininya
tentang topik tersebut.
g)
Blog dan jurnalisme
Blog tidak
bisa disamakan dengan jurnalisme, karena apa yang dilakukan pada jurnalisme
tidak bisa diterapkan di dalam blog,
dan begitu sebaliknya. Dalam blog,
sebuah informasi ditulis begitu saja oleh blogger kemudian dipasang di internet, tanpa pengeditan selain
dari blogger tersebut. Hal ini
tentu saja tidak bisa dilakukan di jurnalisme tradisional
d.
Blog Bagi Dunia
Pendidikan
Weblog
adalah media yang digunakan secara personal, baik individual maupun
institusional. Tidak ada persyaratan personal yang diberikan dari pihak manapun
untuk bisa memiliki dan mengelola weblog sendiri. Formatnya yang mudah
diaplikasikan dan pengelolaannya yang tidak rumit membuat media ini bisa
diopersikan oleh siapapun.
Selain
karena sifatnya yang ada dalam jaringan internet, beberapa kelebihan dari blog
lainya adalah sifatnya berdiri sendiri sebagai media, selain itu blog juga
cenderung non-formal dalam penggunaan bahasa yang dipakainya. Blog memungkinkan
terjadinya iteraktifitas atara sumber dengan penerima informasi. Informasi yang
disampaikan akan langsung direspon, ditambahi, dikoreksi dan diperkaya oleh
orang lain. Oleh karena itu, suatu topik mungkin bisa menjadi lebih menarik
dengan adanya diskusi antara blogger dengan pengunjung weblognya.
Kemampuan
teknis atau kemampuan dasar jurnalisme tidak diperlukan untuk mempublikasikan
informasi dalam weblog. Blog memberikan manfaat yang cukup besar bagi dunia
pendidikan seperti:
1.
Sebagai media
pembelajaran
Blog dapat digunakan sebagai media
pembelajaran baik yang bersifat formal maupun informal karena dalam blog yang
mereka buat terdapat banyak informasi yang dibutuhkan oleh orang lain.
2.
Sebagai tempat ajang
diskusi
Blog dapat juga digunakan sebagai sarana
ajang diskusi untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu.
3.
Sebagai tempat berbagi
informasi
Kita dapat berbagi informasi yang
mungkin belum diketahui oleh orang lain dengan cara menuliskannya di blog kita.
4.
Sebagai tempat
berkomunikasi
Kita dapat berkomunikasi dengan orang
lain yang membaca blog kita dengan memberikan jawaban atau membalas komentar
yang ia berikan.
5.
Sebagai tempat curhat
dalam dunia maya
Apabila
kita sedang mengalami masalah atau merasa kebingungan terhadap suatu hal, maka
kita dapat menceritakan permasalahan tersebut di dalam blog kita. Siapa tahu
ada pembaca yang berkenan memberikan masukan atau saran untuk penyelesaian
terbaik dari masalah tersebut.
Disamping manfaat di atas, manfaat blog
bagi guru atau dosen, yaitu:
a.
Isinya bisa luas
menyangkut banyak hal pengajaran.
b.
Bisa dijadikan ajang
belajar menulis untuk menuangkan ide.
c.
Bukti portofolio
seorang guru terkait profesionalitasnya.
d.
Relatif lebih hemat
biaya.
e.
Menembus ruang.
f.
Bebas aturan atau suka-suka
penulis (yang ada hanya etika atau aturan tidak tertulis).
g.
Melepaskan kebiasaan
formalitas untuk menghambur uang rakyat.
h.
Pengembangan proses
pembelajaran yang bervariatif.
i.
Bisa mengembangkan
jaringan lebih luas antar guru di negara lain.
Menurut
Budhi (2007: 1), kekuatan blog dalam dunia pendidikan antara lain:
1.
Isinya bisa luas
menyangkut banyak hal pengajaran.
2.
Bisa dijadikan ajang
belajar menulis untuk menuangkan ide.
3.
Bukti portofolio
seorang guru terkait profesionalitasnya.
4.
Relatif lebih hemat biaya.
5.
Menembus ruang dan
waktu.
6.
Bebas aturan alias
suka-suka penulis (yang ada hanya etika atau aturan tidak tertulis).
7.
Melepaskan kebiasaan
formalitas untuk menghambur uang rakyat.
8.
Pengembangan proses
pembelajaran yang bervariatif.
Selain
manfaat atau keunggulan dari sebuah weblog (blog) di atas, blog juga memiliki
kekurangan dalam hal pembelajaran dan pendidikan. Adapun Kekurangan dari sebuah
weblog (blog) pembelajaran adalah sebagai berikut.
1.
Media blog belum bisa
diterapkan di sekolah atau daerah-daerah yang belum terjamah teknologi
internet.
2.
Berubahnya peran guru
dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut
mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT.
3.
Kurangnya interaksi
antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri.
4.
Siswa yang tidak
mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
5.
Kurangnya Sumber Daya
manusia (SDM) yang mengetahui dan memiliki ketrampilan menggunakan internet
atau mengelola weblog (blog).
6.
Diperlukan kecepatan
akses internet yang memadai agar proses pembelajaran menggunakan media weblog
(blog) dapat berjalan dengan lancar.
Berdasarkan
pemahaman diatas, maka nampaklah bahwa weblog (blog) pada dasarnya memiliki
peranan yang cukup besar dan sangat penting dalam pengembangan pendidikan.
Namun hal ini juga perlu ditunjang oleh ketersediaan sarana-prasarana yang
mendukung, serta kesiapan pendidikan dan peserta didik untuk beradaptasi dengan
teknologi internet.
e.
Kelebihan
dan kekurangan weblog
1)
Kelebihan
Weblog.com
1.
Terintegrasi
dengan Google Account. Jika anda memiliki account di gmail atau Google reader,
otomatis anda sudah memiliki account Weblog.com
2.
Proses
Sign Up yang mudah.
3.
Bisa
memasang script AdSense (dan script iklan yang lain)
4.
Panel
Kontrol yang sangat sederhana dan mudah dimengerti.
5.
Tersedia
navigasi dalam bahasa Indonesia.
6.
File
CSSnya dapat diedit.
7.
Navigasi
admin sederhana, dan mudah dimengerti : posting, Pengaturan, Tata Letak
8.
Ada
widget untuk polling
9.
Bisa
memiliki banyak blog dalam satu account
10. Dapat mengembedd code
javascript dan flash ke dalam blog
11. Platform free blogging
yang “paling bisa” di customize
12. Anda bisa menggunakan
alamat domain anda sendiri (custom domain blogger)
13. Term of Servicenya
mengizinkan pengguna untuk menggunakan blognya sebagai sarana make money. Anda
diizinkan menampilkan iklan di Weblog.com
2)
Kekurangan
Weblog.com
1.
Tampilan
dashboard terlalu sederhana
2.
Pilihan
template bawaan terlalu sedikit, sehingga banyak blog dengan tampilan sejenis.
Meskipun begitu, anda bisa mencari beragam template yang tersebar di internet
dan menggunakannya.
3.
Tidak
ada tracker stat bawaan. Anda perlu menginstall tracker statistic seperti
Google Analytics terlebih dahulu.
4.
Tidak
bisa membuat “halaman page” seperti yang dapat dilakukan wordpress.
5.
Tidak
bisa membuat sub-category untuk post
6.
Jatah
menyimpan gambarnya hanya 300 MB
7.
f.
Mata
Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini
ternyata tak luput dari pengamatan anak didik. Keingintahuan mereka pada
berbagai media komunikasi perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Pengenalan
komputer pada anak usia dini memang bukan lagi merupakan kebutuhan sekunder.
Kurikulum untuk pendidikan inipun telah digagas pemerintah seiring dengan
tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum
baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK
mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran.
Badan Penelitian dan
Pengembangan Pusat kurikulum Depdiknas (2007) dalam Naskah Akademik Kajian
Kebijakan Kurikulum Mata Pelajaran TIK menyatakan,
1.
Visi mata pelajaran
Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu agar siswa dapat dan terbiasa
menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan
optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar,
bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan
sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah
beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.
2.
Melalui mata pelajaran
Teknologi Informasi dan Komunikasi diharapkan siswa dapat terlibat pada
perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam
penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi. Siswa menggunakan
perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi,
menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. Dengan
menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi, siswa akan dengan cepat mendapatkan
ide dan pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena
penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap
inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa dapat memutuskan dan
mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan Teknologi Informasi dan
Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan
dimasa yang akan datang.
3.
Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan
dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi
Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung
pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi,
pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
4.
Secara khusus, tujuan
mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
a.
Menyadarkan siswa akan
potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah
sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari Teknologi
Informasi dan Komunikasi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
b.
Memotivasi kemampuan
siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanakan dan menjalani
aktifitas kehidupan seharihari secara mandiri dan lebih percaya diri.
c.
Mengembangkan
kompetensi siswa dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk
mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan
seharihari.
d.
Mengembangkan kemampuan
belajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga proses
pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong siswa terampil dalam
berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
e.
Mengembangkan kemampuan
belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam
penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan
pemecahan masalah sehari-hari.
Dapat disimpulkan Mata Pelajaran
TIK adalah mata pelajaran yang baru di sekolah yang merupakan suatu padanan yang tidak terpisahkan yang
mengandung pengertian luas tentang segala aspek yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan,
dan transfer/pemindahan
informasi antar media menggunakan teknologi tertentu yang menekankan siswa
mampu memahami konsep, pengetahuan, dan operasi dasar komputer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar