Perangkat Pembentuk Jaringan
Untuk membangun jaringan baik berbasis Microsoft Windows Server 2003,
Windows 2000 Server maupun Workgroup berbasis Windows XP atau Windows
Vista ada beberapa hal penting dan merupakan kebutuhan wajib alias harus
ada. Komponen-komponen yang dimaksud adalah hardware untuk membangun
jaringan itu sendiri.
Hardware sebagai penyambung ke jaringan antara lain:
1. NIC (Network Interface Card)
Yang
saya maksud NIC ini adalah kartu jaringan atau LAN Card berupa papan
elektronik yang nantinya ditanam atau dipasang di setiap komputer yang
akan dihubungkan ke suatu jaringan. Jaringan ini tidak terbatas pada LAN
(Local Area Network) saja bisa juga Workgroup. Sesuai perkembangan
teknologi khususnya jaringan, saat ini banyak jenis dan merk kartu
jaringan. Namun demikian ada tiga hal pokok yang perlu diketahui dari
kartu jaringan atau NIC ini, yaitu tipe kartu, jenis protokol, tipe
kabel yang didukungnya.
2. HUB atau Concentrator
Secara sederhana HUB bisa dikatakan suatu perangkat yang
memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa Node atau titik
sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star. HUB ini berfungsi "
untuk menyatukan kabel-kabel network dari setiap komputer workstation
atau client, server, dan perangkat lainnya .
3. Bridge
Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet). Perangkat ini berfungsi untuk membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua bagian. Bridge mengatur informasi di antara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan baik dan teratur.
4. Switch
Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN switch merupakan perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward.
Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan switch store-and-forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan.
Dengan switch ada beberapa keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada "shared network." Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi.
5. Router
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan
bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas
data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protokol tertentu.
Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logikal
bukan fisikal. Perangkat ini berfungsi untuk " menghubungkan jaringan
LAN dengan Internet dalam merutekan transmisi antara keduanya ".
6. Modem
Banyak jenis dari modem ADSL seperti jenis kecepatan, jenis router yang digabung kedalam modem, terintegrasi dengan wireless, USB dan Ethernet yang disatukan oleh modem dan sebagainya. Modem ADSL sudah dikembangkan dengan penempatan perangkat tambahan lainnya.
7. Kabel-Kabel Konektor
1. Fiber Optic (F/O)
Jaringan yang menggunakan F/O ini memang sangat jarang
digunakan. Biasanya hanya perusahaan besar saja yang menggunakan
jaringan dengan media F/O. Karena harganya relatif mahal dan proses
pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan F/O
ini dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan lagi.
Kecepatan pengiriman data dengan media F/O ini lebih dari 100 Mbps dan
bebas dari pengaruh lingkungan.
2. Kabel UTP
Kabel Twisted Pair Cable ini ada dua jenis yaitu shielded dan
unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung
pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus.
Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.
3. Kabel Coaxial
Media ini paling banyak digunakan sebagai media LAN meskipun
lebih mahal dan lebih sukar penggunaannya dibandingkan twisted pair.
Kabel ini memiliki bandwith yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk
komunikasi broadband. Thick Coaxial biasanya digunakan untuk kabel
backbone pada jaringan instalasi Ethernet antar gedung. Dapat menjangkau
jarak 500 m bahkan 2500 m dengan menggunakan repeater.
Hardware sebagai penyambung ke jaringan antara lain:
1. NIC (Network Interface Card)
2. HUB atau Concentrator
Secara sederhana HUB bisa dikatakan suatu perangkat yang
memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa Node atau titik
sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star. HUB ini berfungsi "
untuk menyatukan kabel-kabel network dari setiap komputer workstation
atau client, server, dan perangkat lainnya .3. Bridge
Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet). Perangkat ini berfungsi untuk membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua bagian. Bridge mengatur informasi di antara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan baik dan teratur.
4. Switch
Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN switch merupakan perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward.
Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan switch store-and-forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan.
Dengan switch ada beberapa keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada "shared network." Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi.
5. Router
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan
bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas
data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protokol tertentu.
Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logikal
bukan fisikal. Perangkat ini berfungsi untuk " menghubungkan jaringan
LAN dengan Internet dalam merutekan transmisi antara keduanya ".
6. Modem
Banyak jenis dari modem ADSL seperti jenis kecepatan, jenis router yang digabung kedalam modem, terintegrasi dengan wireless, USB dan Ethernet yang disatukan oleh modem dan sebagainya. Modem ADSL sudah dikembangkan dengan penempatan perangkat tambahan lainnya.
7. Kabel-Kabel Konektor
1. Fiber Optic (F/O)
Jaringan yang menggunakan F/O ini memang sangat jarang
digunakan. Biasanya hanya perusahaan besar saja yang menggunakan
jaringan dengan media F/O. Karena harganya relatif mahal dan proses
pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan F/O
ini dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan lagi.
Kecepatan pengiriman data dengan media F/O ini lebih dari 100 Mbps dan
bebas dari pengaruh lingkungan.2. Kabel UTP
Kabel Twisted Pair Cable ini ada dua jenis yaitu shielded dan
unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung
pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus.
Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.3. Kabel Coaxial
Media ini paling banyak digunakan sebagai media LAN meskipun
lebih mahal dan lebih sukar penggunaannya dibandingkan twisted pair.
Kabel ini memiliki bandwith yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk
komunikasi broadband. Thick Coaxial biasanya digunakan untuk kabel
backbone pada jaringan instalasi Ethernet antar gedung. Dapat menjangkau
jarak 500 m bahkan 2500 m dengan menggunakan repeater.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar